Peran Pengganti Orang Tua bagi Kehidupan Mahasiswa Perantauan di Kota Malang

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Incka Aprillia Widodo
Abstrak

Kegiatan merantau seringkali dilakukan seseorang guna untuk memperbaiki ekonomi atau mencari mata pencaharian ataupun untuk meningkatkan kualitas pendidikannya. Banyak para remaja yang memutuskan untuk melanjutkan pendidikan ditempat yang jauh dari rumah mereka. Sehingga hal ini secara tidak langsung melatih kemandirian mereka untuk hidup sendiri jauh dari kedua orang tua dan keluarga. Namun pada akhirnya banyak permasalahan yang terjadi akibat dari hidup jauh dari keluarga yaitu mulai merasakan rindu serta kesendirian. Hingga hal ini menyebabkan munculnya sebuah fenomena figure pengganti orang tua dalam kehidupan mahasiswa dan mahasiswi perantauan terutama di Kota Malang. Hasil penelitian menunjukkan tujuan dari adanya figure ini adalah untuk membantu mereka survive di tempat perantauan. Selain itu figure ini memiliki peran seperti menjadi tempat berkeluh kesah, menjadi tempat untuk meminta pertolongan yang tidak bisa diungkapkan kepada orang tua, menjadi tempat mencari sebuah solusi, menjadi seseorang yang selalu menemani dalam segala kondisi. Beberapa anak perantauan juga menganggap hal ini penting tetapi ada juga yang menganggap ini tidak penting. Artikel ini ditulis menggunakan metode kualitatif deskriptif serta studi literature dari data-data sekunder seperti jurnal dan berita online. Analisis artikel ini menggunakan pendekatan teori interaksi simbolik dan pertukaran sosial. Artikel ini ditulis untuk mengetahui fenomena figure pengganti perang orang tua yang terjadi pada mahasiswa dan mahasiswi perantauan di Kota Malang.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

Subjek
Sosiologi Keluarga, Sosiologi Perkotaan, Psikologi Sosial
Disiplin Ilmu
Sosiologi
Cara Mengutip
Widodo, I. A. (2020). Peran Pengganti Orang Tua bagi Kehidupan Mahasiswa Perantauan di Kota Malang. Indonesian Journal of Sociology, Education, and Development, 2(2), 98-107. Diambil dari http://ijsed.ap3si.org/index.php/journal/article/view/vol2iss2_2020_3widodo
Referensi
  1. Anggaunitakiranantika, A. (2017). Interaksi Buruh Migran Perempuan sebagai Kekuatan Modal Sosial. Jurnal Sosiologi Pendidikan Humanis, 2(1), 33-40.
  2. Anggaunitakiranantika, Hamidi, M. (2020). Emotional Entanglement and Community Empowerment of Transnational Migrants’ Families: a Cross-Sectional Study in Malaysia and Indonesia. Global Social Welfare, 7 (4), 395–404. https://doi.org/10.1007/s40609-020-00191-3
  3. Creswell, J. W. (2014). Research Design Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed Edisi Ketiga. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
  4. Fadillah, U.N. (2016). Adaptasi Anak Berprestasi Pada Keluarga Jarak Jauh (Studi Kasus Keluarga Pekerja Sektor Informal Di Desa Mandala Kec. Cimanggu Kab. Cilacap). Skripsi. Dari: lib.unnes. (Online), (http:/www.lib.unnes.ac.id), diakses 13 April 2020
  5. Faradian, I. (2019). Komunikasi Jarak Jauh Antara Mahasiswa Rantau Dan Orangtua Dalam Menjaga Hubungan. Skripsi. Dari: Repository.unpas. (Online), (http:/www.repository.unpas.ac.id), diakses 13 April 2020
  6. Hasanah, N.U. (2017). Selain Penambahan Pendatang, Mahasiswa Juga Punya Sumbangan Lain ke Kota Malang, Yaitu…. Berita. Dari: Suryamalang. (Online), (https://suryamalang.tribunnews.com/2017/04/01/selain-penambahan-pendatang-mahasiswa-juga-punya-sumbangan-lain-ke-kota-malang-yaitu), diakses 13 April 2020
  7. Ihromi, T.O. (1999). Bunga Rampai Sosiologi Keluarga. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.
  8. Istiqomah, SN. (2015). Kajian Pustaka A. Interaksi Sosial. Jurnal. Dari: etheses.uin-malang. (Online), (http:/www.etheses.uin-malang.ac.id), diakses 2 Mei 2020
  9. Kiranantika, A., & Habibah, R. N. (2020). Parenting System And Working Interest among Rural Adolescents: A Trends in Social Mobilization. Journal of Talent Development and Excellence, 12(1), 5389-5400.
  10. Putri, A. S., & Kiranantika, A. (2020). Segregasi Sosial Mahasiswa Perantau di Yogyakarta. Indonesian Journal of Sociology, Education, and Development, 2(1), 49-57.
  11. Ritzer, G. (2014). Sosiologi Ilmu Pengetahuan Berparadigma Ganda. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada
  12. Ritzer, G & Goodman, D. J. (2017). Teori Sosiologi: Dari Teori Sosiologi Klasik Sampai Perkembangan Mutakhir Teori Sosial Postmodern. Bantul: Kreasi Wacana
  13. Syafar, Muhammad. (2016). Memahami Penerapan Dan Manfaat Teori Sistem, Life-Span, Interaksi Simbolis, Pertukaran Sosial Pada Masalah Sosial. Jurnal. Dari: Lembaran Masyarakat Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam. (Online), (http:/www.jurnal.uinbanten.ac.id), diakses 2 Mei 2020
  14. Syahri, M. (2017). Teori Pertukaran Sosial Goerge C. Homans Dan Peter M. Blau. Jurnal. Dari: Researchgate. (Online), (http:/www.researchgate.net), diakses 2 Mei 2020
  15. Solihin, L. (2013). Mereka Yang Memilih Tinggal Telaah Strategi Adaptasi Mahasiswa Perantau Bugis-Makassar Di Melbourne, Australia. Jurnal. Dari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan. (Online), (http:/www.neliti.com), diakses 2 Mei 2020