Perubahan Sosial di Tosari (Studi Kasus Lunturnya Folklore Masyarakat Desa Tosari, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan)

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Abstrak

Perubahan sosial terjadi di setiap lapisan masyarakat secara disadari maupun tidak. Beberapa hal yang menyebabkan perubahan sosial adalah adanya penemuan baru, adanya revolusi, dan modernisasi yang terjadi di suatu tempat. Perubahan sosial dirasakan di Desa Tosari ditandai dengan lunturnya folklore yang mempunyai hubungan dengan kepercayaan maupun ritual yang mereka miliki. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana proses lunturnya Folklore dan mengapa Folklore di masyarakat Desa Tosari mengalami pelunturan. Penelitian ini dilakukan di Desa Tosari, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan dengan menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus menggunakan teknik pengumpulan data purposive sampling. Lunturnya folklore masyarakat Desa Tosari dimana menjadi tempat tinggal Suku Tengger terjadi karena adanya pengaruh gagasan baru yaitu agama Islam yang masuk ke dalam masyarakat tersebut. Agama Islam menjadi agama mayoritas di Desa Tosari. Integrasi menjadi kunci dalam perubahan sosial ini.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

Subjek
Perubahan Sosial, Folklore, Sosiologi Pedesaan, Masyarakat Adat, Sosiologi Budaya
Disiplin Ilmu
Sosiologi
Cara Mengutip
Manggala, H. D. A. (2019). Perubahan Sosial di Tosari (Studi Kasus Lunturnya Folklore Masyarakat Desa Tosari, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan). Indonesian Journal of Sociology, Education, and Development, 1(2), 96-105. https://doi.org/10.52483/ijsed.v1i2.9
Referensi
  1. Acemoglu, D., Johnson, S., Robinson. I., Thaicharoen, Y. (2004). Institutional Causes. Macroeconomic Simptoms: Volatility. Crises and Growth. Journal of Monetary Economics, 50, 49-123.
  2. Garna, J. K. (1992). Teori-teori Perubahan sosil. Bandung: Program Pasca Sarjana Universitas Padjadjaran.
  3. Lauer, Robert H. (2003). Perspektif Tentang Perubahan Sosial. Jakarta: Rineka Cipta
  4. Nugraha, Hilman. (2015). Perubahan Sosial Dalam Perkembangan Pariwisata Desa Cibodas. Jurnal Sosietas 5 No.1.
  5. Puji Astuti, Nena, Dkk. (2017). Eksistensi Upacara Pernikahana Adat Walagara dalam Prespektif Perubahan Sosial dalam Pendidikan dan Pengelolaan Kebudayaan, (Surakarta: UNS Press)
  6. Ritzer, G. (2012). Teori Sosiologi: Dari sosiologi klasik sampai perkembangan terakhir postmodern. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 11, 25.
  7. Rogers, Everett M. (1986). Communication Technology : The New Media In Society. London: Collier Macmillian Publishers
  8. Rosana, E. (2011). Modernisasi dan perubahan sosial. Jurnal Tapis: Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam, 7(1), 46-62.
  9. Statistik, B. P. (2019). Jumlah kunjungan wisman ke Indonesia Desember 2018 mencapai 1,41 juta kunjungan. Dipetik September 3, 2019, dari BPS: https://www.bps.go.id/pressrelease/2019/02/01/1543/jumlah-kunjunganwisman-ke-indonesia-desember-2018-mencapai-1-41-juta-kunjungan.html
  10. Sugiharja, dkk. (2013). Perubahan Sosial Masyarakat Di Kaki Pegunungan Kendeng. Surakarta: UPT UNS Press.
  11. Suwantoro, Gamal. (2004). Dasar-Dasar Pariwisata. Yogyakarta: ANDI Yogyakarta
  12. Tim Penyusun Kamus Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, (1999). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka